SD Negeri 01 Watusalam

VISI : Iman dan taqwa terpatri, unggul berprestasi

SD Negeri 01 Watusalam

MISI : Menanamkan imtaq dalam diri siswa dan mendorong untuk rajin beribadah serta memiliki rasa kasih sayang dan rasa hormat kepada orang tua.

SD Negeri 01 Watusalam

MISI : Mendorog dan memotivasi siswa agar memiliki budaya gemar membaca, giat belajar supaya menjadi anak cerdas , terampil, sehat, jasmani dan rohani

SD Negeri 01 Watusalam

TUJUAN : Meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut

SD Negeri 01 Watusalam

TUJUAN : Berinovasi dalam pendidikan sehingga meningkatkan pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan

Senin, 25 Juli 2011

Give Them Inner Strength






Assalamu’alaikum To All........................

Setiap orang tua pasti menginginkan anak-anaknya tumbuh kuat, sehat, cerdas, penuh percaya diri dan siap menghadapi tantangan yang akan menghadang didepan matanya, begitu pula yang aku inginkan terhadap anak-anakku yaitu menjadi “SEMPURNA”.

Pujian, kata-kata pendorong semangat menjadi pilihan banyak orang tua untuk memotivasi tumbuhnya rasa harga diri dan kepercayaan diri pada anak. Namun ternyata , cara-cara itu tak cukup memberi kekuatan batin pada anak-anak nantinya.

Dalam Style Magazine pada artikel Style Parents yang aku baca, diungkapkan bahwa menurut peneliti depresi dan penanggulangannya (Martin Seligman), bahwa orang tua dan guru yang hanya mempertimbangkan perasaan anak tapi tak cukup memberi kompetensi dan cara-cara mengatasi rasa frustasi, rasa bosan serta menghadapi tantangan, akan membuat anak-anak lebih rapuh terhadap depresi dan kegagalan.

Ketika terjun ke masyarakat, anak akan dibombardir oleh segala macam perisiwa, yang cenderung dapat mengalahkan kata-kata manis orang tuanya. Apalagi rasa harga diri anak mudah terluka oleh kegagalan. Karena itu orang tua perlu mempersiapkan dirinya menghadapi satu realita hidup : kegagalan atau kemunduran.

Untuk melengkapi tentang hal tersebut diatas, dalam buku Self-Help Stuff That Works (Adam Khan) mengatakan bahwa anak juga perlu belajar bertoleransi terhadap rasa tak nyaman yang cukup lama untuk sukses dalam suatu hal. Beri anak sebuah tugas yang membutuhkan pemikiran dan fisik yang cukup sulit untuk dilakukannya.

Bantu anak menghadapi kegagalan dengan melihat bahwa ada sesuatu dalam dirinya yang bisa dipelajari, yaitu yang dituju bukanlah kesempurnaan, tapi menjadi lebih baik, dengan langkah-langkah kecilnya. Ajari anak belajar menganalisa kesalahan, belajar lebih banyak dan mencoba terus dengan cara baru. Pujilah anak atas upaya-upayanya untuk sukses, ajarkan pula anak tentang cara kepemimpinan, beri anak alternatif-alternatif dan kesempatan-kesempatan untuk sukses. Jangan mengambil alih, sesekali tempatkan diri kita sebagai orangtua adalah sebagai pengikutnya.

Tentunya itu pekerjaan yang sulit bagi semua orang tua, tapi jika perlahan-lahan dicoba, hasilnya akan terbayar dalam jangka waktu yang panjang, tentunya dengan berbekal cinta tak bersyarat dari orang tua dan kompetensi menghadapi kemunduran atau kegagalan hidup. Untuk itu semua, anak akan memiliki konsep diri yang lebih sehat, akan lebih mampu memandang dirinya secara positif.

Rasa harga diri dan rasa percaya diri yang sehat, itulah yang dapat orang tua berikan agar anak-anak kita dapat bertahan hidup dalam kondisi apapun. Insya Allah!

Wassalamualaikum wr wb......

Selasa, 28 Juni 2011

Kurikulum SD Terlalu Berat

Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) mengakui bahwa kurikulum pendidikan kewarganegaraan untuk anak SD terlalu padat dan membebani siswa.

Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendiknas Diah Harianti mengatakan, berdasarkan laporan dari orang tua yang keberatan dengan mata pelajaran kewarganegaraan bagi anaknya yang masih duduk di tingkat sekolah dasar maka Kemendiknas akan merampingkan kurikulum mata pelajaran tersebut dalam waktu dekat.

Diah menjelaskan, kepadatan kurikulum pendidikan kewarganegaraan itu tercermin dari adanya pelajaran di kelas empat tentang pengenalan tata negara yaitu kelurahan, kecamatan bahkan hingga DPR serta apa fungsi dan tugas DPR.

“Menurut kami itu sudah terlalu berat sehingga akan dilakukan penataan mana yang diperlukan oleh anak SD dan mana yang tidak,” katanya di gedung Kemendiknas, Kamis (12/5/2011).

Kapuskurbuk menerangkan, Kemendiknas tidak hanya akan mengkaji ulang pendidikan kewarganegaraan melainkan ke seluruh mata pelajaran. Namun yang saat ini masih dikonsentrasikan ialah ke pendidikan jenjang SD mulai dari kurikulum hingga bukunya.

Empat mata pelajaran yang akan dinasionalkan yakni Agama, Pendidikan Kewarganegaraan,Matematika dan Bahasa Indonesia. “Ini baru wacana. Kita akan libatkan BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan ) dan berbagai pakar lain,” ungkapnya.

Diah mengakui, adanya perubahan tersebut karena berbagai hal yang berkembang ditengah masyarakat. Kemendiknas juga melihat banyak guru yang kesulitan untuk membuat kurikulum sendiri walaupun standar isi sudah dibuat di tingkat nasional.

Sementara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota juga masih memberikan pengawasan dan bantuan teknis bagi satuan pendidikan. Akan tetapi sentralisasi empat mata pelajaran ini tidak bisa ditarik kembali.

Mengenai hubungan antara perubahan kurikulum dengan pendidikan karakter, Diah menjawab, antara keduanya tidak ada perubahan. Saat ini pendidikan karakter tetap dilaksanakan dalam kurikulum namun yang pendidikan karakter yang digalakkan dikaitkan dengan Ujian Nasional (UN).

“Jadi bukan sekedar lulus UN saja. Ini penguatan kepada siswa bahwa bukan hanya harus pandai namun juga tetap bermoral dan berkarakter,” imbuhnya.


http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html